Cilacap, 8 April 2026 — Upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan potensi wisata desa terus dilakukan melalui kegiatan Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Tahun 2026 yang berlangsung di Cilacap pada 8–9 April 2026. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai desa yang memiliki potensi wisata, dengan tujuan mendorong pengembangan ekonomi lokal berbasis pariwisata.
Acara dibuka dengan sesi sambutan dari perwakilan penyelenggara yang menekankan pentingnya pengelolaan desa wisata secara profesional, berkelanjutan, dan berbasis kearifan lokal. Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari strategi pengembangan destinasi, manajemen pengunjung, pemasaran digital, hingga peningkatan kualitas layanan wisata.
Para narasumber yang hadir berasal dari praktisi pariwisata dan pemerintah daerah, yang berbagi pengalaman serta praktik terbaik dalam mengelola desa wisata agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab menjadi bagian penting untuk menggali permasalahan yang dihadapi peserta di lapangan.
Selain sesi materi, kegiatan juga diisi dengan simulasi dan studi kasus guna memberikan pemahaman yang lebih aplikatif. Peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, terlihat dari keterlibatan aktif dalam diskusi dan kerja kelompok.
Pada hari terakhir, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di desa masing-masing. Diharapkan melalui pelatihan ini, desa-desa wisata di Cilacap dapat berkembang lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan.